Tahun 1870 Distrik Batang-Alai, Laboeaan-Amas en Balangan (Ibu Kota Barabai)


Tahun 1870 Distrik Batang-Alai, Laboean-Amas en Balangan (ibu kota Barabai)

Distrikt Batang-Alai, Laboean-Amas en Balangan. (Standplaats Barabei) :

  1. Kontroleur der 1ste klasse. N. van der Stok.
  2. Distriktshoofd van Batang-Alai. Kjahi Demang Joeda Negara.
  3. Idem van Laboean-Amas. Kjahi Toemenggoeng Karta Joeda Negara
  4. Idem van Balangan. Kjahi Raden Mas Wira Joeda.
  5. Pangoeloe van Batang-Alai en Laboean-Amas. Hadjí Abdoel Kapi.
  6. Idem van Balangan. Hadji Mat Saleh.

Pada tahun 1868 Distrik Alaij kemudian dimekarkan masing-masing masih di bawah Afdeeling Amonthaij menjadi:

  1. Distrik Batang Alai dengan kapala distrik Kiai Demang Yoeda Negara atau Kjahi Demang Joeda Negara
  2. Distrik Labuan Amas dengan kapala distrik Kiai Toemenggoeng Karta Yoeda Negara

Menurut Staatblaad tahun 1898 nomor 178 daerah ini menjadi salah satu onderafdeeling di dalam Afdeeling Kendangan yaitu Onderafdeeling Batang Alai en Labooan Amas terdiri atas:

  1. Distrik Batang Alai dengan kapala distrik Kiai Duwahit
  2. Distrik Labuan Amas dengan kapala distrik Tomonggong Kerta Joeda Negara

Onderafdeeling Batang Alai en Labooan Amas berubah kemudian menjadi Kawedanan Barabai di wilayah Kabupaten Kandangan. Menurut sejarah bahwa timbulnya hasrat untuk membentuk Kabupaten Hulu Sungai Tengah bagi daerah Barabai atas dasar:

  1. Menyadari bahwa untuk majunya daerah Barabai harus diatur dan diurus oleh masyarakat Barabai sendiri.
  2. Hinstorich resch telah menyatakan bahwa pada zaman penjajahan Belanda sudah ada Barabai Road yang mana pengurusan kepentingan daerah maupun pengurusan keuangan diserahkan sepenuhnya kepada Barabai.
  3. Syarat-syarat untuk berotonomi daerah bagi Barabai telah mencukupi.
  4. Perjuangan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah telah memakan waktu yang cukup panjang melalui prosedur yang cukup berliku-liku dan ruwet selama kurang lebih 7 (tujuh) tahun.

Copyright © 2019 · All Rights Reserved · KOMINFO Hulu Sungai Tengah