Info: Website HST akan segera berubah. Versi beta: https://injunkie.com

Minggu, 23-07-2017,  

Home   Download  Situs Terkait  Saran  Kontak  Login


Ikuti kami di SELAMAT DATANG DI WEBSITE PEMERINTAH KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH
 

Foto Kegiatan


Bank Data


Agenda Kegiatan


Top Download

Berita dan Kegiatan


Desa Pajukungan Menjadi Kampung Siaga Bencana

Dalam rangka penanggulangan bencana  berbasis masyarakat Desa Pajukungan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) Kalimantan Selatan di kukuhkan menjadi Kampung Siaga Bencana (KSB) yang bertempat di halaman SMPN7 Barabai, Rabu (12/7).
 
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak H M Sufiani menyampaikan tujuan di bentuknya KSB badalah untuk mengurangi resiko bencana melalui penyadaran dan peningkatan kemampuan masyarakat menghadapi bencana yang dilakukan oleh untuk dan dari masyarakat dan merobah pola pikir dan pola tindak masyarakat dalam menghadapi bencana yang mungkin terjadi.
 
"KSB ini merupakan rangkaian aktifitas penanggulangan bencana yang dilakukan oleh masyarkat yang dimulai dari sebelum bencana, pada saat bencana dan setelah bencana terjadi dan juga merupakan model penanggulangan bencana berbasis masyarkat untuk mengurangi resiko bencana dengan jumlah anggotanya sebanyak 60 orang," katanya.
 
Dia menyampaikan Desa Pajukungan merupakan langganan banjir setiap tahun jadi perlu adanya pemahaman kepada masyarakatnya mengenai bagaimana menghadapi bencana tersebut dan kegiatan KSB yang bekerjasama dengan Tagana Kalsel ini berlangsung selama tiga hari dengan berbagai kegiatan diantaranya penyuluhan dan pelatihan kebencanaan, simulasi bencana dan yang terakhir pada hari ini yatu apel siaga bencana.
 
"Kelompok KSB juga diberikan tenda keluarga, tenda pleton, tenda pengungsi dan bahan logistik untuk persiapan nantinya ketika terjadi bencana khususnya yang terjadi setiap tahun yaitu banjir," katanya.
 
Bupati HST dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan H Pandiasyah menyampaikan permasalahan bencana merupakan permasalahan yang tidak dapat diprediksi kapan akan terjadi, dan semua orang tidak dapat mengelak saat terjadinya, hal ini membuat penanganannya membutuhkan keterlibatan semua pihak. 
 
"Melalui kampung siaga bencana ini, diharapkan  seluruh elemen masyarakat dan organisasi kemasyarakatan, dapat membantu pemerintah untuk berpartisipasi aktif dalam rangka menekan atau mengurangi risiko maupun dampak dari berbagai jenis bencana yang terjadi. untuk itu, kepada semua personil KSB yang baru saja dikukuhkan harus mampu melakukan kolaborasi, koordinasi dan kerjasama yang baik dengan berbagai stakeholder yang terdapat dilingkungan setempat, baik unsur pemerintahan, swasta, relawan dan masyarakat pada umumnya.
 
Dia juga menyampaikan kegiatan simulasi serta pengukuhan pengurus kampung siaga bencana ini, salah satunya bertujuan untuk membentuk jejaring berkaitan dengan kesiapsiagaan bencana berbasis masyarakat, agar terlatih dalam kesiapsiagaan penangulangan bencana.
 
"Setelah kegiatan ini berakhir, kami berharap, manfaatnya bisa benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Masyarakat menjadi terlatih dalam penangulangan bencana, masyarakat tahu tentang pengetahuan kebencanaan baik sebelum, hingga sesudah bencana secara benar serta memandirikan masyarakat agar mampu merencanakan, melaksanakan dan mengendalikan sendiri dalam kesiapsiagaan penangulangan bencana.  kesinambungan kampung siaga bencana harus selalu dimonitor, jangan sampai hanya aktif disaat awal saja, tetapi pasif di saat selanjutnya atau bahkan tidak berjalan disaat terjadi bencana," katanya. (Humas/Diskominfo).

  Hits (22)    Waktu :17-07-2017 (09:46:55)   Komentar (0)

Komentar
Alamat Email
Komentar

Tidak ada komentar
Hal  
Inhil situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker